Selamat datang di Mata Kuliah Penginderaan Jauh Sumber Daya Air dan selamat bergabung dengan pembelajar lainnya. Kami bersemangat dengan kehadiran Anda semua dan berharap partisipasi Anda dalam komunitas pembelajar di kelas ini. Jumlah SKS mata kuliah ini adalah 2 SKS dan diberikan untuk jenjang S1. Estimasi waktu pembelajaran MOOCs ini adalah 16 MINGGU. MOOCs berbahasa INDONESIA ini akan dijalankan dengan moda SELF-PACED. Metode yang digunakan adalah BLENDED dengan menggunakan MOOCS dan ZOOM. Beberapa aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan antara lain Video Pembelajaran, Quiz, dan Diskusi. Capaian pembelajaran mata kuliah adalah mahasiswa akan mendapatkan pemahaman tentang konsep dan aplikasi dari pengembangan teknologi PJ untuk aplikasi dibidang perairan baik perairan daratan maupun lautan. Ruang lingkup bahan kajian meliputi konsep fisika optik dari teknologi PJ di lingkungan perairan, extraksi informasi kualitas perairan, extraksi informasi substrat dasar perairan, extraksi informasi kedalaman perairan, extraksi informasi oceanografi lainnya seperti suhu permukaan laut, arus dan sea level anomaly, dan identifikasi potensi sumberdaya kelautan dan perikanan. Metode yang digunakan adalah kuliah interaktif dan pembelajaran aktif secara daring dengan memadukan pembelajaran sinkronus (zoom atau gmeet) dan asinkronus (video, pre-test, dan post-test). Bahasa pengantar dari mata kuliah ini adalah Bahasa Indonesia Selamat belajar dan semoga sukses!
Kualifikasi Akademik: Sarjana Sains (S.Si.) Geografi, Universitas Gadjah Mada (2008). Master of Engineering (M.Eng.) Environmental Science and Engineering, Yamaguchi University (2012). Doctor of Engineering (Dr.Eng.) System Design and Engineering, Yamaguchi University (2017). Masita Dwi Mandini Manessa bergabung dengan Departemen Geografi sejak tahun 2018 sebagai staf pengajar. Memiliki ketertarikan dalam pemodelan spasial terutama dalam pengembangan teknologi spatial machine learning dan deep learning. Disamping mengajar di departemen geografi, dia juga menjadi staf pengajar prodi S2 Kelautan dan dosen pembimbing/penguji di Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI. Selain menjadi staf pengajar, dia menjadi UNODC National Consultant untuk mendukung kegiatan pengembangan Marine Domain Awareness di Indonesia sejak tahun 2020. Kemudian ditahun yang sama terpilih menjadi sebagai ketua peneliti dan berhasil mendapatkan grand Rispro Komersial untuk periode pendanaan 2020-2023 dengan penelitian yang berjudul “Pengembangan Automatisasi Sistem Pemetaan Kedalaman Perairan Dangkal Tanpa Data Peneruman Berbasis Citra Multispektral Untuk Ekosistem Terumbu Karang“. Dia juga terlibat dalam pelaksanaan penelitian kolaborasi internasional salah satunya adalah program SATREP antara Gifu Univ, RIKEN JAPAN, IRRI, dan FMIPA UI untuk pengembangan teknologi dibidang kesehatan tanaman karet. Dia juga aktif menjadi narasumber pada topik satellite derive bathymetry, GeoKomputasi, dan GeoAI, serta membuka kelas pelatihan untuk topik spatial machine learning dan spatial deep learning. Hingga saat ini ia bergabung sebagai peneliti di RCCC UI.
Selamat datang di Mata Kuliah Penginderaan Jauh Sumber Daya Air dan selamat bergabung dengan pembelajar lainnya. Kami bersemangat dengan kehadiran Anda semua dan berharap partisipasi Anda dalam komunitas pembelajar di kelas ini. Jumlah SKS mata kuliah ini adalah 2 SKS dan diberikan untuk jenjang S1. Estimasi waktu pembelajaran MOOCs ini adalah 16 MINGGU. MOOCs berbahasa INDONESIA ini akan dijalankan dengan moda SELF-PACED. Metode yang digunakan adalah BLENDED dengan menggunakan MOOCS dan ZOOM. Beberapa aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan antara lain Video Pembelajaran, Quiz, dan Diskusi. Capaian pembelajaran mata kuliah adalah mahasiswa akan mendapatkan pemahaman tentang konsep dan aplikasi dari pengembangan teknologi PJ untuk aplikasi dibidang perairan baik perairan daratan maupun lautan. Ruang lingkup bahan kajian meliputi konsep fisika optik dari teknologi PJ di lingkungan perairan, extraksi informasi kualitas perairan, extraksi informasi substrat dasar perairan, extraksi informasi kedalaman perairan, extraksi informasi oceanografi lainnya seperti suhu permukaan laut, arus dan sea level anomaly, dan identifikasi potensi sumberdaya kelautan dan perikanan. Metode yang digunakan adalah kuliah interaktif dan pembelajaran aktif secara daring dengan memadukan pembelajaran sinkronus (zoom atau gmeet) dan asinkronus (video, pre-test, dan post-test). Bahasa pengantar dari mata kuliah ini adalah Bahasa Indonesia Selamat belajar dan semoga sukses!